Lapas Batam Kenalkan Pemasyarakatan dan Ketahanan Pangan kepada Murid SDN 004 Sei Beduk

banner 468x60

BATAM, VonisInvestigasi.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam menerima kunjungan edukatif dari murid-murid SDN 004 Sei Beduk beserta kepala sekolah dan guru pendamping, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini menjadi sarana pengenalan tugas dan fungsi pemasyarakatan sejak dini sekaligus memperkenalkan proses produksi pangan dan kegiatan budi daya kepada generasi muda.

Kunjungan tersebut memberikan kesempatan kepada para murid untuk mengenal lebih dekat lingkungan lapas serta melihat secara langsung berbagai program pembinaan yang dijalankan bagi warga binaan, khususnya di bidang kemandirian dan ketahanan pangan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Lapas Batam, Kepala Seksi Kegiatan Kerja, serta Kepala Sekolah SDN 004 Sei Beduk. Dalam kesempatan itu, Kepala Lapas bersama Kepala Seksi Kegiatan Kerja memberikan penjelasan mengenai program pembinaan kepribadian dan kemandirian yang menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi pemasyarakatan.

Para murid kemudian diajak berkeliling kawasan lapas untuk melihat berbagai kegiatan produksi yang dijalankan. Mereka diperkenalkan dengan proses pembuatan tempe, pengolahan roti, produksi aneka produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pembuatan kerajinan tangan.

Selain mengenal kegiatan produksi, para peserta juga mengunjungi area perkebunan dan peternakan. Di lokasi tersebut, murid-murid dapat melihat kegiatan budi daya sayuran dan peternakan yang menjadi bagian dari upaya Lapas Batam mendukung program ketahanan pangan.

Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa lapas tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjalani masa pidana, tetapi juga menjadi ruang pembinaan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.

Melalui kunjungan edukatif ini, Lapas Batam berharap para murid memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai fungsi pemasyarakatan, pentingnya pembinaan, serta proses produksi pangan. Pengalaman belajar secara langsung tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, dan kepedulian generasi muda terhadap ketahanan pangan.

Program ini menjadi salah satu bentuk pengenalan pemasyarakatan kepada masyarakat sejak usia dini, sekaligus memperkuat pemahaman bahwa pembinaan warga binaan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi lingkungan sekitar.

Pance T.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *