JAKARTA — PT Pertamina (Persero) terus memperkuat perannya sebagai BUMN energi nasional dengan mengintegrasikan bisnis hilir ke dalam satu entitas terpadu. Langkah strategis ini dilakukan di tengah dinamika geopolitik global dan volatilitas harga energi dunia yang menuntut sistem energi nasional semakin andal dan efisien.
Integrasi dilakukan dengan menyatukan PT Pertamina Patra Niaga (PPN), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), serta segmen bisnis PT Pertamina International Shipping (PIS) ke dalam Subholding Downstream, dengan PPN sebagai entitas penerima penggabungan. Proses ini telah melalui evaluasi dan benchmarking terhadap perusahaan minyak dan gas global.
Melalui integrasi tersebut, Pertamina membangun ekosistem bisnis hilir yang berkesinambungan, mulai dari pengolahan di kilang, distribusi energi ke seluruh wilayah Indonesia, hingga pemasaran produk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menegaskan, integrasi ini bertujuan meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat kepastian pasokan energi nasional dari Sabang sampai Merauke.









