Jakarta – Kementerian Transmigrasi mendorong Kawasan Transmigrasi Mutiara (Muna Timur Raya) di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, untuk berkembang menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan transmigran dan masyarakat sekitar.
Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menyampaikan bahwa kawasan yang meliputi lima kecamatan—Maligano, Wakorumba, Pasir Putih, Pasikolaga, dan Batukara—memiliki potensi besar di sektor pertanian dan peternakan.
Berdasarkan data, kawasan Mutiara menghasilkan jagung sebanyak 1.262,50 ton dari luas lahan 517 hektare, produksi kelapa 1.850 ton dari lahan seluas 1.938,90 hektare, serta populasi sapi bali mencapai 4.633 ekor. Potensi tersebut dinilai mampu menopang pengembangan industri turunan berbasis komoditas lokal.
Selain sektor pertanian, Viva Yoga juga menyoroti pentingnya dukungan infrastruktur lanjutan pada tahun 2026, seperti pembangunan jembatan, talud, jalan penghubung, dan jalan lingkungan untuk memperkuat konektivitas kawasan.
“Kita dukung Mutiara sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi baru di Sulawesi Tenggara,” tegas Viva Yoga.









