BANJARNEGARA – Produktivitas pertanian padi di Kabupaten Banjarnegara tercatat melampaui rata-rata provinsi maupun nasional. Hal ini ditandai dengan indeks pertanaman yang mencapai 2,5 kali tanam per tahun, jauh di atas rata-rata nasional yang berada di angka 1,6 kali.
Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Banjarnegara, Firman Sapta Adi, menjelaskan bahwa efisiensi pengelolaan lahan menjadi kunci keberhasilan sektor pertanian di daerahnya.
“Meski luas lahan sawah relatif terbatas, namun pengelolaan yang optimal membuat hasil panen sangat maksimal. Ini capaian luar biasa bagi Banjarnegara,” kata Firman.
Ia menambahkan, total produksi beras yang mencapai 115.000 ton per tahun menunjukkan bahwa Banjarnegara tidak hanya mampu mencukupi kebutuhan sendiri, tetapi juga berkontribusi bagi daerah lain.
“Surplus ini membuktikan Banjarnegara siap menjadi daerah mandiri pangan dan mendukung program swasembada nasional,” tegasnya.









