Anugerah Bela Kirim Karangan Buga ke Mantan Suami Yang Mau Menikah

banner 468x60

Banjarnegara – Drama rumah tangga berlanjut ke ranah hukum di Banjarnegara. Seorang perempuan bernama Anugrah Bela, warga Kelurahan Semampir, Kecamatan Banjarnegara, melaporkan mantan suaminya berinisial TR ke Polres Banjarnegara atas dugaan penipuan ratusan juta rupiah.

Kasus ini menyeruak setelah informasi beredar bahwa TR akan melangsungkan pernikahan dengan seorang perempuan bernama ES, warga Desa Jalatunda, Kecamatan Mandiraja, pada awal Oktober 2025. Menariknya, alih-alih hanya bereaksi secara hukum, Anugrah Bela juga mengirimkan karangan bunga ucapan selamat ke rumah calon mempelai perempuan.

“Saya sudah memesan karangan bunga untuk dipasang di rumah calon istri mantan suami saya. Itu sebagai tanda bahwa saya ingin dia tetap ingat pernah merugikan saya. Reklame milik saya katanya dijual untuk biaya nikah,” ujar Anugrah Bela, Senin (29/9/2025).

Menurut keterangan Anugrah, papan reklame yang dibangun dengan dana pribadinya senilai ratusan juta rupiah telah dijual oleh TR seharga sekitar Rp250 juta. Uang hasil penjualan itu, menurutnya, digunakan untuk keperluan pernikahan TR.

Anugrah menegaskan dirinya merasa ditipu karena sejak awal seluruh biaya pembangunan reklame berasal dari uang pribadinya, meski perizinan saat itu diurus oleh TR ketika masih berstatus suaminya.

“Saya merasa selama ini hanya dimanfaatkan. Bahkan sampai bercerai pun, kebutuhan anak-anak tidak pernah ditanggung. Saya berharap laporan saya ditindaklanjuti aparat penegak hukum,” ungkapnya.

Ia juga menyebut pembeli papan reklame tersebut diduga seorang pengusaha advertising berinisial RD, warga Magelang, Jawa Tengah. Saat ini, papan reklame itu kembali terpasang iklan PT Djarum melalui pihak ketiga, meski status kepemilikannya sedang dalam sengketa dan proses hukum.

Melalui kuasa hukumnya, Anugrah meminta agar siapapun yang terlibat dalam transaksi tersebut dimintai keterangan.

“Siapa saja yang turut membantu atau menghalangi proses hukum ini, akan dilibatkan dalam penyidikan agar masalah menjadi jelas,” pungkasnya.

Kasus ini menyita perhatian publik Banjarnegara lantaran bercampurnya konflik rumah tangga, bisnis reklame, hingga rencana pernikahan yang diwarnai kiriman karangan bunga dari mantan istri.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *