Kesbangpol Banten Gelar Dialog Publik Kewaspadaan Daerah, Perkuat Masyarakat Aman, Damai, dan Toleran

banner 468x60
Kabupaten Tangerang – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten menggelar kegiatan Dialog Publik Kewaspadaan Daerah Menuju Masyarakat Aman, Damai, dan Toleran Tahun Anggaran 2026 di Jalan Raya Binong No. 1, Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional Kesbangpol Provinsi Banten, Suhardi, yang mewakili Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Banten, Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Banten Drs. H. Muhammad Faizal, S.H., M.H., Ketua Karang Taruna Desa Ciangir, Kecamatan Legok, H. Sobri, S.Ag., serta para tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan warga setempat.

Dalam sambutannya, Suhardi menegaskan bahwa tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat saat ini semakin kompleks. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak benar, ujaran kebencian, provokasi, hingga berkembangnya paham intoleransi menjadi ancaman yang harus diantisipasi bersama.

“Kewaspadaan daerah membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat agar potensi gangguan dapat dicegah sejak dini. Asta Cita Presiden juga menekankan pentingnya penguatan ideologi Pancasila, pertahanan nasional, dan persatuan bangsa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Kesbangpol memiliki peran strategis dalam menerjemahkan kebijakan nasional melalui penguatan kewaspadaan daerah, pendidikan politik, pembinaan organisasi kemasyarakatan, serta peningkatan ketahanan sosial masyarakat.

Selain itu, visi Gubernur Banten yang mengedepankan kemajuan daerah secara adil dan merata hanya dapat terwujud apabila situasi keamanan dan ketertiban di masyarakat tetap terjaga dengan baik.

Suhardi menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menyediakan ruang dialog yang sehat serta memperkuat deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan. Meskipun TNI dan Polri menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan, keterlibatan aktif masyarakat dinilai sangat penting dalam menciptakan suasana yang kondusif.

“Keamanan dan keharmonisan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi merupakan tugas bersama seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Dalam dialog tersebut juga ditekankan pentingnya penguatan nilai-nilai kebangsaan, peningkatan sikap toleransi, penguatan forum kewaspadaan dini masyarakat, serta peningkatan literasi digital agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong atau hoaks.

Melalui kegiatan ini, Kesbangpol Provinsi Banten berharap dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mewujudkan Provinsi Banten yang aman, damai, harmonis, dan stabil.

Jurnalis: Rahmat Bule

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *