JAKARTA – PT Pertamina (Persero) memanfaatkan minyak mentah dari Aljazair untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus mendukung kemandirian ekonomi nasional. Sabtu (31/1/2026), kapal MT Spyros membawa 1 juta barel minyak mentah ke Cilacap dalam program “Bring Barrels Home”.
Pengiriman ini terkait dengan perpanjangan kontrak bagi hasil Blok 405A yang menjamin operasional 25 tahun ke depan. Pertamina menekankan bahwa program ini bukan hanya soal pasokan energi, tetapi juga memberi dampak ekonomi lokal, dari penciptaan lapangan kerja hingga penguatan rantai pasok global.
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menegaskan, “Ini adalah bukti nyata Pertamina memperkuat posisi Indonesia di rantai pasok energi global dan mengoptimalkan manfaat ekonomi dari setiap barel minyak yang masuk.”
Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, menambahkan bahwa kesuksesan ini menjadi motivasi bagi seluruh Perwira Pertamina untuk terus bekerja produktif, aman, dan berorientasi pada prinsip HSSE, sambil mendukung target Net Zero Emission 2060.









