Yogyakarta — Keinginan memperbaiki kehidupan keluarga mendorong Nurvrianto, pemuda asal Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memilih mengikuti program transmigrasi. Ayah dua anak yang sehari-hari berjualan kebab ini mengaku penghasilannya belum cukup memenuhi kebutuhan keluarga.
“Motivasi saya ikut transmigrasi ingin menjadi lebih baik. Dengan lahan yang diberikan pemerintah, saya ingin menjadi petani kopi dan cokelat,” ujar Nurvrianto saat bertemu Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi di Yogyakarta, Minggu (14/12/2025).
Nurvrianto menjadi salah satu dari 15 kepala keluarga yang lolos seleksi Program Transmigran Karya Nusa. Sebelum diberangkatkan, mereka mendapatkan pembekalan terkait pengolahan lahan, komoditas unggulan, serta tata kelola usaha.
Setelah mengetahui lokasi penempatan yang dinilai sesuai dengan harapannya, Nurvrianto semakin mantap mengikuti program ini. Ia berharap transmigrasi menjadi jalan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarganya di masa depan.









