Sibolga — Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU memastikan normalisasi sungai menjadi langkah utama dalam penanganan pascabanjir. Sedimentasi berat di sejumlah sungai menyebabkan pendangkalan ekstrem sehingga memicu luapan ke permukiman.
“Sungai Aek Doras yang kedalamannya 2 meter kini tinggal 0,5 meter. Normalisasi harus dipercepat,” ujar Dirjen SDA Dwi Purwantoro saat peninjauan bersama Komisi V DPR RI.
Penanganan tanggap darurat dilakukan di 8 sungai yang terdampak di Sibolga dan Tapanuli Tengah. Di waktu yang sama, Bina Marga menargetkan pemulihan total ruas prioritas sepanjang 60 km yang masih tersisa 7 titik kritis.
Komisi V DPR RI meminta agar keselamatan warga menjadi prioritas. Mereka menilai kondisi pengungsian masih perlu diperbaiki, termasuk penyediaan air bersih, MCK, obat-obatan, dan sembako.









