Jakarta – Kementerian Transmigrasi meluncurkan Program Beasiswa Patriot untuk mencetak talenta unggul yang akan ditugaskan langsung di kawasan transmigrasi. Program ini dirancang untuk menghadirkan pemimpin yang mampu membuka lapangan kerja dan membangun pusat-pusat ekonomi baru.
Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menekankan bahwa meskipun teknologi berkembang pesat, peran manusia di lapangan tetap menjadi kunci. “Teknologi penting, tapi masa depan Indonesia ditentukan oleh manusia yang mau turun ke lapangan, memimpin, dan menggerakkan masyarakat,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Perguruan Tinggi Mitra Transmigrasi Patriot 2026, Selasa (20/1).
Setelah menempuh pendidikan, peserta beasiswa akan menjalani penugasan selama satu tahun di wilayah transmigrasi, fokus mengembangkan sektor lokal seperti industri, perikanan, kesehatan, dan teknologi terapan. Program ini juga terbuka bagi ASN, TNI, dan Polri yang memiliki kapasitas kepemimpinan.
Beasiswa Patriot dijadwalkan resmi diluncurkan pada Februari mendatang sebagai bagian dari transformasi transmigrasi berbasis pembangunan manusia.









