BANDUNG – Jakarta Bhayangkara Presisi harus menelan kekalahan mengejutkan dari Jakarta Garuda Jaya pada lanjutan Proliga 2026. Pelatih Bhayangkara Presisi, Reidel Toiran, mengakui timnya tampil di bawah performa terbaik saat kalah 2-3.
“Beberapa pemain tidak dalam kondisi sehat,” ujar Toiran usai pertandingan.
Bhayangkara Presisi sebenarnya sempat memimpin jalannya laga dan berpeluang menyelesaikan pertandingan di set keempat setelah unggul jauh 13-7. Namun, sejumlah kesalahan sendiri di poin-poin krusial membuat momentum berpindah ke Garuda Jaya.
Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi Bhayangkara Presisi untuk segera melakukan evaluasi jelang pertandingan berikutnya, di tengah ketatnya persaingan Proliga 2026.









