Tangerang Selatan – Camat Pondok Aren Hendra menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan setelah tidak menghadiri rapat darurat penanganan sampah yang digelar oleh Pemkot Tangsel beberapa waktu lalu.
Rapat darurat tersebut sebelumnya digelar sebagai respons atas persoalan penumpukan sampah di sejumlah wilayah Tangerang Selatan, yang dinilai sudah menjadi isu serius dan memerlukan penanganan cepat serta koordinasi lintas wilayah.
Camat Pondok Aren mengakui ketidakhadirannya dalam rapat tersebut merupakan sebuah kekeliruan. Ia menyampaikan bahwa ketidakhadiran itu disebabkan adanya agenda kedinasan lain yang tidak dapat ditinggalkan.
“Saya menyampaikan permohonan maaf kepada pimpinan daerah dan seluruh pihak terkait karena tidak dapat hadir dalam rapat darurat tersebut. Ini menjadi evaluasi bagi saya pribadi agar ke depan bisa lebih maksimal dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Ia menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung penuh kebijakan dan langkah Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam penanganan persoalan sampah, khususnya di wilayah Kecamatan Pondok Aren.
Menurutnya, pihak kecamatan telah mengambil langkah-langkah konkret di lapangan, mulai dari koordinasi dengan kelurahan, optimalisasi armada pengangkut sampah, hingga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
“Persoalan sampah adalah tanggung jawab bersama. Kami di wilayah akan terus memperkuat koordinasi dengan kelurahan dan masyarakat agar penanganan sampah bisa berjalan lebih efektif,” tambahnya.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan sendiri menegaskan bahwa seluruh camat dan lurah diharapkan hadir dan terlibat aktif dalam setiap agenda strategis, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik dan persoalan lingkungan.









