JAKARTA – Kementerian PANRB memberikan fasilitasi dan pendampingan kepada inovator pelayanan publik daerah yang akan mengikuti Guangzhou International Award for Urban Innovation 2026. Pendampingan ini bertujuan meningkatkan kualitas inovasi dan proposal agar mampu bersaing di tingkat global.
Deputi Otok Kuswandaru menyatakan bahwa fasilitasi tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus penguatan berkelanjutan terhadap inovasi pelayanan publik daerah yang telah menjadi praktik baik nasional.
Dalam kegiatan tersebut, Director of KMMB Consulting Mochamad Badowi memaparkan pentingnya branding strategis inovasi pemerintah daerah berbasis enam pilar global, mulai dari kebijakan baru, strategi dan tata kelola, teknologi tepat guna, kemitraan, hingga model bisnis berkelanjutan.
Sementara itu, Innovation Practitioner Budi Chairuddin menjelaskan bahwa penilaian Guangzhou Award mencakup empat aspek utama, yakni inovasi, efektivitas, keberlanjutan kebijakan, dan signifikansi dampak bagi masyarakat.









