Jakarta – Kementerian Transmigrasi bekerja sama dengan 10 perguruan tinggi negeri terbaik untuk mengembangkan SDM unggul di kawasan transmigrasi melalui program Beasiswa Patriot.
Program ini menyediakan 1.000 beasiswa bagi sarjana terbaik dan membangun Kampus Patriot di tiga kawasan strategis: Barelang (Batam), Kaluku (Mamuju), dan Salor (Merauke). Selain itu, Kementerian membuka ruang kolaborasi dengan universitas internasional seperti Stanford, NTHU, dan Universitas Teknik München untuk penguatan program pendidikan dan riset lapangan.
Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menekankan pentingnya menjembatani dunia pendidikan tinggi dengan kebutuhan masyarakat lokal. Program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan SDM unggul, tetapi juga mendorong investasi dan pemanfaatan potensi ekonomi kawasan secara berkelanjutan.









