Oknum Pegawai Kantor Notaris di Tangsel Diduga Gelapkan Surat dan Uang Korban hingga Rp2 Miliar

banner 468x60

CIPUTAT  – Seorang pegawai di kantor Notaris kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, dilaporkan ke polisi atas dugaan penipuan dan penggelapan. Pelaku berinisial AS, yang bekerja di Kantor Notaris Leonard Tulus Simangunsong, diduga menggondol uang serta surat-surat penting milik sejumlah korban.

Salah satu korban, Hamjari, mengungkapkan bahwa dirinya dan rekan mengalami kerugian hingga Rp2 miliar. Ia mengaku awalnya tergiur oleh tawaran kerja sama pembangunan proyek perumahan yang dijanjikan AS.

“Awalnya dibilang kerja sama. Tapi setelah semua surat diserahkan, ternyata surat-surat itu malah diubah menjadi dokumen jual beli. Kepemilikan sudah berubah tanpa sepengetahuan kami,” ujar Hamjari, Senin (19/02/24).

Hamjari menambahkan, laporan yang telah ia buat ke pihak kepolisian hingga kini tak kunjung menunjukkan perkembangan. Ia menduga pelaku memiliki jaringan kuat sehingga proses pemeriksaan mandek.

“Kasus ini tidak ditangani-tangani. Saya sudah berkali-kali tanya, jawabannya hanya disuruh menunggu. Saya curiga dia punya permainan uang,” ucapnya.

Korban lainnya, Firmansyah, juga mengalami hal serupa. Ia mengaku memberikan sejumlah uang kepada AS pada akhir 2023 untuk mengurus surat kepemilikan lahan, termasuk dua sertifikat dan dokumen PPJB.

“Saya nggak paham soal pengurusan dokumen, jadi saya menyerahkan ke dia. Semua data sudah saya kasih, tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan. Bukti pembayaran pajak juga tidak diberikan, padahal uangnya sudah saya setor,” kata Firman.

Upaya mencari AS secara langsung juga tak membuahkan hasil. “Didatangi ke kantor notaris, dia nggak ada. Ke rumahnya juga nggak ketemu,” tambahnya.

 

Firmansyah menyatakan akan segera melayangkan somasi melalui kuasa hukumnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *